Mengenal Door Viewer Adalah, Fungsi, Jenis dan Cara Memasang
Keamanan adalah prioritas utama dalam setiap proyek bangunan, baik residensial maupun komersial. Salah satu elemen kecil namun sangat penting dalam sistem keamanan pintu adalah door viewer.
Meski terlihat sederhana, alat ini memiliki fungsi vital dalam meningkatkan rasa aman penghuni bangunan.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap dan solutif tentang door viewer adalah, fungsinya, jenis-jenisnya, hingga cara pemasangannya. Terutama bagi Anda yang bergelut di industri konstruksi, pengadaan properti, hingga arsitektur proyek B2B.
Door Viewer Adalah
Door viewer adalah sebuah perangkat kaca optik yang diaplikasikan pada daun pintu sehingga memungkinkan penghuni dapat melihat tamu yang ada di luar. Tanpa harus membuka pintu.
Di Indonesia, alat ini juga sering disebut sebagai “lubang intip” atau “kaca mata pintu”. Meski ukurannya kecil, door viewer memainkan peran penting dalam meningkatkan sistem keamanan pasif pada bangunan.
Dalam proyek hunian vertikal, rumah tapak, hingga kantor, door viewer menjadi fitur standar untuk pintu utama. Alat ini memungkinkan penghuni mengecek pengunjung secara visual dengan aman, tanpa membuat diri mereka terekspos dari dalam.
Fungsi Door Viewer

Adapun beberapa fungsi door viewer, yakni sebagai berikut.
1. Meningkatkan Keamanan Pintu Utama
Door viewer membantu penghuni atau pengguna bangunan untuk mengidentifikasi siapa yang berada di balik pintu sebelum membuka. Ini sangat penting untuk mencegah akses dari orang yang tidak dikenal atau mencurigakan.
Dalam pengelolaan properti B2B seperti apartemen, hotel, atau perumahan cluster, penambahan door viewer menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan persepsi keamanan terhadap unit tersebut.
Fitur tersebut terdengar sederhana. Akan tetapi, dampaknya sangat luar biasa untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pengguna.
2. Menambah Profesionalisme Bangunan
Keberadaan door viewer juga menunjukkan perhatian terhadap detail keamanan pada sebuah proyek. Untuk arsitek dan kontraktor, ini menjadi salah satu aspek finishing yang mencerminkan kualitas pengerjaan.
Dalam tender proyek atau proposal desain, menyebutkan fitur seperti door viewer dapat meningkatkan kredibilitas penawaran.
Banyak klien di sektor perkantoran maupun hunian high-end yang kini mempertimbangkan keamanan sebagai parameter utama sebelum memutuskan kontrak pembangunan.
Jenis-Jenis Door Viewer
Berikut jenis-jenis door viewer yang umum digunakan pada hunian residensial dan komersial.
1. Door Viewer Konvensional (Optik)
Ini adalah jenis yang paling umum digunakan. Terdiri dari lensa cembung kecil yang memberikan sudut pandang lebar terhadap area luar. Biasanya dibuat dari kuningan, aluminium, atau plastik berkualitas.
Jenis ini cocok untuk proyek skala besar seperti perumahan bersubsidi atau hunian menengah ke atas, karena harganya ekonomis dan pemasangannya mudah.
Meski sederhana, door viewer konvensional sudah cukup memenuhi kebutuhan pengawasan dasar di pintu utama.
2. Digital Door Viewer
Digital door viewer adalah versi modern yang menggunakan layar digital kecil di bagian dalam pintu. Kamera kecil menangkap gambar pengunjung dan menampilkannya dalam bentuk digital.
Jenis ini sangat cocok untuk proyek apartemen premium, vila mewah, atau ruang kantor eksekutif. Beberapa tipe bahkan dilengkapi dengan fitur rekam video atau foto otomatis saat ada gerakan di depan pintu, meningkatkan level keamanan secara signifikan.
3. Door Viewer dengan Sensor Gerak
Ada beberapa jenis door viewer yang telah dilengkapi oleh sensor gerak. Nantinya, door viewer akan mendeteksi setiap pergerakan yang ada pada depan pintu. Ini sangat bermanfaat untuk pengguna yang sering meninggalkan unit dalam waktu lama.
Di sektor hospitality atau kos-kosan premium, fitur ini bisa meningkatkan rasa aman penyewa. Selain itu, alat ini juga bisa terintegrasi dengan sistem keamanan bangunan seperti alarm atau smart lock.
4. Door Viewer Terintegrasi dengan Smart Home
Teknologi smart home makin berkembang, termasuk integrasi dengan door viewer. Jenis ini dapat dihubungkan ke smartphone pengguna, sehingga mereka bisa memeriksa siapa yang datang bahkan saat sedang tidak di rumah.
Fitur ini banyak diminati oleh pemilik properti skala besar, pengembang hunian modern, dan juga digunakan dalam proyek bangunan pintar yang mengedepankan efisiensi dan kontrol jarak jauh.
Cara Memasang Door Viewer

Berikut beberapa cara untuk memasang door viewer sebagai referensi Anda.
1. Menentukan Posisi dan Tinggi Pemasangan
Sebelum memasang, tentukan tinggi yang ideal sesuai dengan rata-rata tinggi penghuni. Biasanya, posisi ideal berada di antara 140–150 cm dari lantai. Ini akan memastikan semua pengguna dapat melihat dengan nyaman.
Untuk proyek komersial atau apartemen, pertimbangkan juga aksesibilitas untuk anak atau pengguna dengan kebutuhan khusus. Pada proyek inklusif, terkadang diperlukan dua door viewer dengan ketinggian berbeda.
2. Lubangi Daun Pintu Sesuai Ukuran Door Viewer
Gunakan bor dengan mata sesuai diameter door viewer, biasanya berkisar antara 12 mm hingga 16 mm. Pastikan posisi pengeboran tepat dan sejajar untuk hasil pemasangan yang rapi.
Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi, terutama jika pintu menggunakan material aluminium atau uPVC berprofil. Silakan gunakan lapisan pelindung supaya tidak merusak komponen pada profil pintu.
3. Pasang Lensa dan Pengunci
Setelah lubang dibuat, masukkan bagian depan door viewer dari sisi luar pintu, lalu kencangkan bagian belakangnya dari sisi dalam. Beberapa model menggunakan sistem ulir, sementara digital viewer memerlukan baut tambahan.
Pemasangan ini bisa dilakukan oleh tim finishing pintu atau teknisi perawatan bangunan. Untuk proyek massal, seperti perumahan atau hotel, proses ini bisa diintegrasikan ke SOP instalasi hardware pintu agar efisien dan terstandarisasi.
4. Uji Coba Door Viewer
Langkah terakhir adalah menguji apakah sudut pandang sesuai dan tidak ada distorsi. Untuk digital viewer, pastikan daya terpasang dengan baik dan kualitas gambar jernih. Uji juga ketahanan terhadap cuaca jika pintu terpapar langsung dari luar.
Penting untuk mengedukasi pengguna akhir mengenai fungsi dan cara merawat door viewer, terutama untuk proyek B2B yang melibatkan penyewa, tamu, atau penghuni dalam jumlah besar.
Gunakan Material Pintu dan Jendela Berkualitas dari GBP
Dalam mendukung sistem keamanan dan estetika bangunan, pemilihan material pintu dan jendela tidak bisa dianggap sepele.
Untuk itu, Global Buana Perkasa (GBP menghadirkan material pintu dan jendela berkualitas untuk proyek hunian Anda. Mulai dari profil UPVC, sistem aluminium, hardware (engsel dan kunci), dan besi hollow reinforcement.
Konsultasikan kebutuhan material pintu dan jendela untuk proyek Anda dengan kami GRATIS. Hubungi WhatsApp sales kami sekarang juga.
Postingan Terkait
-
8 Cara Pemasangan Pintu Kamar Mandi yang Benar, Hasil Presisi
November 17, 2025
-
12 Cara Membersihkan Kaca Jendela, Bersih dan Mudah Dicoba!
November 14, 2025
-
8 Cara Memasang Kusen Jendela UPVC, Rapi dan Presisi
November 13, 2025
-
Apa itu Architrave Kusen Pintu, Jenis, Fungsi, & Cara Pasang
November 13, 2025
-
10+ Model Jendela Dapur Aluminium, Sirkulasi Udara Terjaga!
Oktober 21, 2025
Kategori
Punya Pertanyaan?
Konsultasi GRATIS kebutuhan pintu & jendela proyek Anda bersama kami!
+62 852-1047-7283
marketing@globalbuanaperkasa.co.id
